Pada tanggal 27 Januari 2026, sebuah berita penting muncul di industri aluminium global. Emirates Global Aluminium (EGA) dan Century Aluminum bersama-sama mengumumkan perjanjian kerja sama, di mana kedua pihak akan bersama-sama berinvestasi dalam pembangunan pabrik produksi aluminium primer dengan kapasitas tahunan 750.000 ton di Amerika Serikat. Implementasi proyek ini tidak hanya akan secara signifikan meningkatkan kapasitas pasokan material aluminium kelas atas di Amerika Serikat, tetapi juga memberikan dorongan kuat bagi lapangan kerja lokal dan pengembangan industri manufaktur hilir.
Berdasarkan rincian kerja sama yang diungkapkan oleh kedua pihak, usaha patungan yang dibentuk kali ini akan mengadopsi struktur pembagian saham, dengan EGA memegang 60% saham dan Century Aluminum memegang 40%. Kedua pihak akan memanfaatkan kekuatan inti masing-masing untuk memajukan operasi proyek: Sebagai produsen aluminium terbesar kelima di dunia, EGA memiliki akumulasi yang mendalam dalam teknologi peleburan aluminium kelas atas dan tata letak rantai pasokan global. Teknologi sel elektrolitik DX dan DX+ yang dikembangkannya secara independen merupakan yang terdepan di industri, dan kapasitas produksi aluminium elektrolitik yang ada melebihi 2,7 juta ton, menunjukkan kemampuan sumber daya dan teknologi yang kuat. Di sisi lain, Century Aluminum telah berakar kuat di pasar domestik AS selama bertahun-tahun, memiliki kendali yang tepat atas kebijakan industri lokal dan skenario permintaan hilir, dan mampu memberikan dukungan yang kuat untuk implementasi proyek dan perluasan pasar.
Pelaksanaan proyek ini akan membawa dampak peningkatan lapangan kerja yang signifikan. Menurut laporan, periode konstruksi proyek diperkirakan akan menciptakan sekitar 4.000 lapangan kerja konstruksi, mencakup berbagai bidang seperti konstruksi teknik, instalasi peralatan, dan pembangunan fasilitas pendukung. Setelah proyek resmi beroperasi, proyek ini akan terus menyediakan sekitar 1.000 lapangan kerja tetap, mencakup bidang inti seperti operasi produksi, penelitian dan pengembangan teknologi, dan manajemen operasional. Hal ini memiliki signifikansi praktis yang penting untuk mendorong lapangan kerja lokal dan mengaktifkan vitalitas ekonomi regional.
Dari perspektif nilai industri, proyek ini secara tepat memenuhi kebutuhan praktis pasokan aluminium domestik di Amerika Serikat. Dalam beberapa tahun terakhir, permintaan aluminium global terus meningkat, terutama di sektor manufaktur kelas atas seperti kendaraan energi baru, penyimpanan energi fotovoltaik, dan kedirgantaraan. Permintaan akan aluminium berkualitas tinggi telah menunjukkan pertumbuhan yang eksplosif. Namun, terdapat kekurangan yang signifikan dalam kapasitas produksi aluminium domestik saat ini di Amerika Serikat, dengan beberapa produk kelas atasbahan aluminiumBergantung pada impor. Selain itu, karena faktor-faktor seperti pasokan listrik yang ketat, stabilitas kapasitas produksi yang ada menghadapi tantangan.
Penyelesaian pabrik produksi aluminium primer berkapasitas 750.000 ton ini secara efektif akan mengisi kesenjangan pasokan bahan baku aluminium kelas atas di Amerika Serikat, memberikan jaminan bahan baku yang solid untuk peningkatan industri manufaktur hilir, dan memfasilitasi implementasi strategi pemulihan dan peningkatan industri manufaktur AS.
Para ahli industri menyatakan bahwa di tengah transisi industri aluminium global menuju pengembangan ramah lingkungan dan berteknologi tinggi, kerja sama antara EGA dan Century Aluminum menjadi contoh kolaborasi lintas batas yang patut dicontoh. Di satu sisi, proyek ini akan memfasilitasi implementasi teknologi peleburan aluminium canggih EGA di pasar Amerika Utara, yang selanjutnya akan mengoptimalkan tata letak kapasitas produksi globalnya. Di sisi lain, proyek ini akan memberikan momentum pertumbuhan baru bagi industri aluminium domestik AS, mengurangi kerentanan sisi pasokan. Diperkirakan bahwa setelah proyek ini beroperasi, tidak hanya akan meningkatkan daya saing inti kedua pihak di pasar aluminium global, tetapi juga memberikan ide kerja sama baru untuk pengembangan industri aluminium global yang terkoordinasi.
Waktu posting: 27 Januari 2026
